Partner office

Jumat, 06 April 2018

Sowan Kiai, Membuahkan Pembangunan Masjid Nurul Ummah Numpukan

          
Maksum Hidayat selaku Takmir Masjid dan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Ummah Numpukan Desa Karangtengah Imogiri, kamis 5 April 2018 menyampaikan selaku masyarakat Dusun Numpukan bersyukur kepada Allah SWT telah memberikan kenikmatan yang sangat besar sehingga warga masyarakat melaksanakan pengecoran dak lantai dua. Kronologi pembangunan tidak lepas dari keresahan takmir maupun remaja masjid, kegiatan keagamaan di Numpukan terkait dengan pengajian yang hadi masih diluar harapan, diprosentasi dari 225 kepala keluarga, hadir kurang lebih 50 sampai 75 orang. Menunjukan umat islam dalam melaksanakan peribadahan kolektif berjumlah 35 sampai 45 persen, data ini adalah partisipan pengajian diselenggarakan oleh takmir masjid setiap bulannya.

Berangkat dari itu Maksum Hidayat mengungkapkan bahwa remaja masjid menyampaikan permasalahan supaya masyarakat Numpukan bisa beribadah secara jamaah dengan jumlah yang banyak, berkaitan dengan ini meminta doa pangestu sowan kepada Kiai untuk dimintai pendapat saran bimbingan, di awali dari amaliahan doa yang dilaksanakan secara bersama-sama, dilanjutkan Kiai memberikan amaliah sholawat yang dilaksanakan secara berjamaah dilakukan oleh takmir masjid dan remaja, akhirnya doa dapat dilaksanakan dengan baik, dilanjutkan pada sesi khataman pinyuwunan Kiai bersedia memimpin rangkaian amaliahan.

Selang sekitar tiga minggu dengar secara tidak disengaja ada beebrapa orang memberikan informasi bahwa tanah disebelah Masjid Nurul Ummah akan dijual, oleh takmir masjid kabar ini ditangkap dilacak dan ditanyaakan kepada pemilik tanah, setelah dilacak benar tanah akan dijual, ditindak lanjuti takmir masjid dengan membentuk tim panitia pembelian tanah wakaf mempunyai tugas untuk merembuki dan menawar tanah yang akan dijual, beberapa kali tim pembelian tanah wakaf ini bersilaturrahmi menanyakan dan menawar tanah yang ada di sebelah masjid tersebut. Alhamdulillah kesepakan dapat diamini oleh kedua belah pihak antara pihak yang punya tanah maupuan panitia, diungkapkan oleh Maksum tambahnya.

Lanjut Maksum, ada kesepakatan harga tanah kemudian dibawa ke forum takmir masjid bahwa kesepakatan harga tanah disetujui oleh forum karena guna pelebaran tanah masjid. Menurut sertifikat luas tanah 424 m persegi. Harga permeter kurang lebih 600 ribu rupiah, ditotal membutuhkan dana 250 jutaan, panitia melelang tanah wakaf dibagi-bagi  dilelang menurut jumlah meter, Setengah meter ada 1 meter persegi ada 2 meter persegi ada,  10 meter persegi bahkan ada 50 meter persegi, dengan strategi ini dalam jangka waktu dua bulan panitia pelelangan tanah wakaf dapat merampungkan untuk melunasi. Setelah pembebasan tanah wakaf ini terakomodir oleh panitia pelelangan tanah, kemudian mandat dikembalikan lagi ke forum takmir masjid, pihak takmir masjid menyampaikan terimakasih.

Sesi selanjutnya membentuk panitia pembangunan masjid. Takmir Masjid memberikan modal kurang lebih 25 juta untuk mengawali pembangunan diatas tanah wakaf, penuh semangat panitia menyelenggarakan rapat bersama takmir untuk menentukan bangunan yang akan dibuat, dalam rapat disepakati bangunan 2 lantai dengan ukuran 7 m x 14 meter, menunjuk ahli teknik sipil atas nama Subagio untuk menyusun rencana anggaran belanja bangunan untyuuk mempermudah pelaksanaan tahap berikutnya. Panitia membuat proposal donatur ditujukan kepada warga Numpukan maupun luar Dusun Numpukan. Masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti, dilaksanakan menurut jadwal setiap kelompok RT, diipelopori Ketua RT masing-masing melaksanakan tugas setiap harinya. Pembangunan di awali sejak bulan januari sampai awal april ini dan seterusnya sampai selesai. Masyarakat semakin simpati terhadap program tujuan panitia dalam membangun, sehingga dalam kegiatan ini panitia menerima sumbangan baik itu berupa uang maupun material untuk disalurkan demi memperlancar pembangunan Masjid Nurul Ummah Numpukan. (Muslim F. Atmaja)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar